Cara membuat Resep Nasi Goreng Telur dan Tahu

Cara membuat Resep Nasi Goreng Telur dan Tahu yang sehat Dengan resep yang sangat sederhana dan praktis namun ISTIMEWA dan MUDAH untuk di buat dengan Rasa ALA RESTORAN.. Monggo siapkan catatannya ^_^ 

Bahan Nasi Goreng Telur dan Tahu:
    2 buah tahu takwa, potong-potong, goreng
    2 sdm minyak goreng
    3 butir telur, kocok lepas
    3 siung bawang putih, cincang
    2 piring nasi putih
    garam dan merica bubuk secukupnya
    1 sdm kecap asin
    1 sdm kecap manis
    2 batang daun bawang

Panaskan minyak goreng, tuang telur, buat orak-arik hingga matang, angkat, sisihkan. Panaskan 2 sdm minyak goreng, tumis bawang putih hingga layu. Masukkan nasi putih, aduk rata, beri garam, merica, kecap asin, dan kecap manis, aduk. Tambahkan irisan tahu, orak-arik telur, dan irisan daun bawang, aduk rata, masak sebentar, angkat Sajikan hangat.
cara membuat nasi tahu ponorogo, resep nasi goreng telur pedas, resep nasi goreng own games, game nasi goreng, resep nasi goreng the game, cara membuat nasi goreng sederhana, resep game nasi goreng own, resep nasi goreng di game nasi goreng

Seperti Itulah Cara membuat Resep Nasi Goreng Telur dan Tahu. Resep ini tidak mutlak, anda bisa menganti beberapa bahan dasar sesuai dengan keinginan anda sehingga nantinya akan tercipta KREASI MENU KREASI Resep Nasi Goreng Telur dan Tahu yang baru.

Rasulullah SAW menangis Semalam Suntuk

Pada suatu malam pernah Rasulullah SAW menangis semalam suntuk, Beliau terus dalam keadaan shalat hingga ke waktu Subuh, sambil terus menerus membaca ayat berikut :
"Jika Engkau siksa mereka, sesungguhnya mereka adalah hamba hambaMu, Dan jika Engkau mengampuni mereka, maka sesungguhnya Engkau adalah Maha Perkasa lagi Bijaksana."
"Ya Allah, jika Engkau adzab mereka, Engkaulah penentunya, bahwa mereka adalah hamba hamba Mu, dan Engkaulah pemiliknya. Dan pemilik berhak menghukum hambanya yang bersalah. Jika Engkau maafkan mereka, maka sungguh Engkaulah penentunya, Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Maka Engkau pun berkuasa untuk memberi ampunan, Dan Engkau Maha Bijaksana, maka memaafkan juga sesuai dengan kebijaksanaanMu". (Tafsir Bayanul-Qur'an)

Segala Sesuatu Yang Berputar Selalu Berputar



Bryan hampir saja tidak melihat wanita tua yang berdiri dipinggir jalan itu, tetapi dalam cahaya berkabut ia dapat melihat bahwa wanita tua itu membutuhkan pertolongan. Lalu ia menghentikan mobil Pontiacnya di depan mobil Mecedes wanita tua itu, lalu ia keluar dan menghampirinya.
Walaupun dengan wajah tersenyum wanita itu tetap merasa khawatir, karena setelah menunggu beberapa jam tidak ada seorang pun yang menolongnya.

Kisah Salman Al Farisi dan Ibunya


Suatu hari ada seorang anak sholeh yang mengendong ibunya yang tercinta. dikisahkan ibunya sedang sakit dan tidak memungkinkan untuk berjalan sendiri.

Cerita Anak Kisah Negeri Seribu Angin

Cerita Anak  Kisah Negeri Seribu Angin  

Dikisahkan di sebuah negeri yang dikenal dengan negeri seribu angin. Negeri ini sangat makmur dan memiliki banyak sumber daya alam. Di pimpin oleh seorang pemimpin yang arif dan bijaksana, negeri ini terkenal sampai ke luar negeri akan kekayaan dan keramah-tamahannya. Pemimpin negeri ini dipilih langsung oleh rakyatnya. Semua rakyat mengerti akan hak dan kewajiban mereka. Mereka tidak mau kehilangan hak mereka dalam memilih pemimpin mereka.

Negeri seribu angin selalu merayakan hari pemilihan pemimpin dengan suka cita. Tidak ada paksaan yang mereka terima dari para calon pemimpin mereka. Mereka punya kebebasan dalam memilih mereka. Dan pemimpin negeri seribu angin-pun tahu akan tanggung jawab yang mereka emban dipundak mereka yaitu membangun negeri seribu angin menjadi lebih baik lagi dan lebih makmur lagi.

Negeri seribu angin selalu hidup rukun, karena mereka mengutamakan kepentingan bersama diatas kepentingan pribadi bahkan kelompok mereka. Mereka saling asah, asih dan asuh. Tidak ada kamus dalam kehidupan mereka untuk mendominasi kehidupan kelompok diatas kelompok lain. Mereka hidup damai, saling menghormati satu sama lain dan memiliki tenggang rasa yang tinggi.

Cerita Anak  Kisah Negeri Seribu Angin


Negeri seribu angin pun memiliki pemimpin pemimpin yang berbudi luhur serta memiliki karakter pemimpin yang hebat. Mereka adalah pemimpin yang selalu mendengarkan aspirasi rakyat negeri seribu angin yang sangat bermacam-macam. Mereka selalu bersahabat dengan negeri-negeri seberang untuk saling berdagang dan berhubungan secara internasional.

Pemimpin negeri seribu angin selalu tegas akan kepemimpinan mereka, mereka tegas terhadap keputusan-keputusan yang diambil secara musyawarah dan mufakat. Mereka juga tidak tebang pilih dalam menjalankan keputusan yang sudah disepakati bersama.

Kini negeri seribu angin kembali mengadakan pesta demokrasi untuk memilih pemimpin baru mereka. Wajah setiap rakyat negeri seribu angin sangat cerah hari itu. Tak satupun rakyat yang diam tinggal didalam rumah. Mereka berbondong-bondong menuju lapangan luas tempat mereka memberikan aspirasi mereka. Tak satupun dari mereka yang saling memaksakan kehendaknya untuk meluluskan pemimpin dari golongan mereka.

Akhirnya negeri seribu angin kembali hidup dengan lebih damai, lebih sejahtera dan lebih bahagia di tahun-tahun berikutnya karena rakyat dan pemimpin negeri seribu angin sadar akan hak dan kewajiban mereka untuk saling hidup dan damai di negeri mereka.

sekian

Cerita Anak  Kisah Negeri Seribu Angin 

Cerita Anak Putri Salju dan Tujuh Kurcaci

Cerita Anak  Putri Salju dan Tujuh Kurcaci

Dongeng anak kali ini bercerita tentang putri salju dan tujuh kurcaci yang baik hati. Dikisahkan pada jaman dahulu kala hiduplah seorang raja yang bijaksana dengan seorang ratu yang cantik. Raja dan ratu sangat menginginkan seorang keturunan seorang putri.

Pada musim salju, sang ratu sedang merajut sebuah syal untuk suatu ketika nanti jika putrinya lahir, ia akan memberi nama "putri salju". Ia ingin nanti putrinya putih hatinya seputih salju dan merah bibirnya semerah darah.

Dan akhirnya sang ratu hamil kemudian melahirkan seorang putri yang sangat cantik, yang kemudian diberi nama putri salju. Namun malang sang ratu tidak terselamatkan dalam persalinan itu, ia pun meninggal dunia setelah melahirkan putri salju yang cantik.

Cerita Anak Putri Salju dan Tujuh Kurcaci


Tahun berganti tahun, putri salju tumbuh menjadi gadis yang semakin cantik. Dan sang raja memutuskan menikah lagi dengan seorang ratu yang menjadi ibu tiri dari putri salju. Namun sayang setelah beberapa tahun sang ibu tiri menjadi sangat kejam dan berubah tidak lagi menyayangi putri salju. Setiap hari putri salju selalu mendapatkan perlakuan yang semena-mena. Namun sang raja tidak mengetahuinya.

Si ibu tiri memiliki sebuah cermin ajaib yang bisa menjawab pertanyaan ratu dengan jujur. Sang ratu jahat ini selalu bertanya kepada cermin "cermin di dinding, siapakah yang paling cantik di kerajaan ini?". Kemudian cermin menjawab "yang cantik adalah ratu, tapi yang tercantik adalah putri salju", sang ratu jahat terkejut sekali, biasanya jawaban si cermin selalu mengatakan bahwa ratu-lah yang paling cantik.

Ratu menjadi sangat marah mendengar jawaban dari cermin yang selalu berkata jujur. Kemudian ia memerintahkan seorang pemburu untuk mengusir dan membunuh si putri salju ke hutan. Namun dalam perjalanan si pemburu tidak tega untuk membunuh si putri salju dan menyuruh putri salju pergi. Si pemburu membunuh seekor babi hutan untuk dibawa kepada ratu jahat sebagai bukti ia telah membunuh putri salju.

Putri salju berjalan tanpa tujuan, akhirnya ia pingsan. Lalu datang 7 kurcaci yang menemukan putri salju tergeletak di hutan, kemudian mereka mengangkat putri salju dan merebahkannya di sebuah kasur. Lalu mereka membawanya ke dalam rumah yang berukuran sangat kecil.

Kabar putri salju ditemukan tersiar sampai kuping sang ratu jahat. Lalu ia menyamar menjadi seorang wanita tua yang berpura-pura menjual sisir dan apel kepada putri salju.

Putri salju sangat ramah, sehingga para 7 kurcaci senang padanya, namun putri salju diamanatkan untuk tidak menerima tamu siapa saja. Walhasil karena keramahannya putri salju tidak bisa menolak ratu jahat yang datang yang menyamar menjadi penjual sisir dan apel.

Setibanya di rumah 7 kurcaci, si ratu jahat merayu putri salju untuk membeli sisir dan apel, apel yang ternyata racun berhasil menipu putri salju hingga ia tewas.

Ratu jahat pun senang dan kembali ke istana dan bertanya kepada cermin, "cermin di dinding, siapakah yang paling tercantik di kerajaan ini?", si cermin menjawab "kaulah ratu, kaulah yang paling tercantik di kerajaan ini". Mendengar ia paling cantik, sang ratu sangat senang.

Putri salju yang telah memakan apel beracun, terlihat seperti sudah meninggal, tapi ia tetap terlihat cantik. Sehingga para kurcaci merasa sedih ditinggalkan putri salju.

Hingga akhirnya putri salju ditempatkan di dalam peti kaca, dan akhirnya seorang pangeran tampan membawanya ke istana untuk dinikahi, walau ia tampak sudah meninggal.

Para kurcaci turut serta dengan pangeran itu hanya bisa berjalan menunduk, mereka sudah pasrah dengan keinginan pangeran yang ingin menikahi putri salju walau putri salju tampaknya sudah meninggal.

Di perjalanan kereta yang mengangkut peti kaca putri salju terantuk batu, sehingga apel yang dimakan oleh putri salju keluar dari mulutnya, dan saat itu juga putri salju hidup kembali dan keluar dari peti kaca dan menanyakan dimana ia sekarang.

Para 7 kurcaci sangat senang, mereka sangat bahagia melihat putri salju hidup kembali dan mengantarkan putri salju ke pelaminan untuk menikah dengan pangeran tampan yang baik hati. Sedangkan ratu jahat diusir oleh raja dan dihukum karena telah terbukti melakukan perbuatan jahat kepada putri salju yang tak lain dan tak bukan adalah putri kesayangan sang raja.

Hikmah yang dapat diambil dari Cerita Anak Putri Salju dan Tujuh Kurcaci ini adalah janganlah kita berbuat jahat kepada sesama dan cintailah makhluk Tuhan yang lain dengan cinta yang tulus.


Sekian
Cerita Anak Putri Salju dan Tujuh Kurcaci

Cerita Anak Si Kancil dan Musang Yang Licik

Cerita Anak Si Kancil dan Musang Yang Licik

Cerita anak kali ini bercerita tentang si kancil dan musang yang licik. Suatu hari si kancil sedang berjalan jalan di pinggir sungai tempat para buaya. Tidak seperti biasanya ia menyusuri sungai yang ada di pinggir hutan tersebut. Karena baru kemarin si kancil dan buaya bertemu. Tiba tiba ia dikejutkan oleh pemunculan seekor musang yang tiba-tiba datang di hadapan si kancil.

Si kancil yang sedang berjalan kaget bukan kepalang, "Hai cil mau kemana kamu?" tanya si musang secara tiba-tiba turun dari ranting pohon tepat di depan kancil.

Si kancil yang sedang berjalan sambil melamun sangat kaget dengan pemunculan musang. "Duh musang, kaget aku, bisa ga' sih datang ga' bikin aku kaget?" Si kancil menjawab dengan kesal karena saking kagetnya.

Cerita Anak Si Kancil dan Musang Yang Licik


"Hehehe...maaf cil, soalnya buru-buru ingin mengabarkan dari majikanku si harimau, bahwa kamu sedang di incar oleh para pemburu" si musang berkata kepada kancil, "Lho, bukannya kamu yang sering di cari-cari para petani, khan kamu yang sering mencuri ternak ayam di kampung dekat hutan ini" kata si kancil.

"Huh sial, ternyata si kancil sudah mengetahuinya, padahal aku ingin menjebak dia agar masuk kedalam perangkap para peternak ayam itu" si musang berfikir sejenak untuk menjebak si kancil.

"Eh..uh..ah masak sih cil, kok aku ga tau yah" si musang kikuk menjawab pertanyaan si kancil.

"Begini cil, sebetulnya aku juga takut ditangkap para peternak ayam, tapi aku ingin menyampaikan pesan kepada kamu bahwa kamu dicari oleh si harimau dibawah pohon durian itu" si musang ingin menjebak kancil masuk dalam perangkap di bawah pohon durian.

"Baiklah, aku kesana" kata si kancil, kemudian si kancil menuju pohon durian yang ditunjuk oleh si musang. "Mana si harimau?, kok ga ada yah?" Si kancil melongok-longok di bawah pohon durian. Spontan kancil melihat ada seutas tali yang ditutupi dahan tepat dibawah kakinya.

"Oooh..ini pasti kerjaan si musang ingin menjebak aku nih, awas kamu musang". Perlahan lahan si kancil memindahkan jebakan tali itu sedikit bergeser ke kanan. Lalu ia kembali menemui si musang.

"Hai musang, aku sudah bertemu dengan harimau dan katanya ia juga ingin ketemu dengan kamu, ada yang ingin ia sampaikan kepadamu, penting banget" kata si kancil kepada musang.

"Ah kok kamu ngga' kenna...eh maksudku...si harimau mau ketemu aku? dimana cil?" Si musang menjawab terheran-heran. "Itu dibawah pohon durian tadi, katanya kamu mau dikasih beberapa ekor ayam hasil tangkapan harimau pagi ini" kata si kancil kepada si musang.

"Baiklah aku segera kesana" si musang senang sekali mendapatkan ternak ayam hasil tangkapan si harimau. Ia pun bergegas menuju pohon durian, sesampainya disana ia teringat lokasi jebakan yang dipasang para peternak ayam.

"Sepertinya jebakan kemarin ada disebelah sini, tapi kok kemana ya?" Si musang mencari-cari dimana jebakan itu berada. Baru satu langkah ia ke kanan, tiba-tiba "siuuuttt......brak" si musang kini tergantung kakinya sebelah di atas tanah. Spontan si musang berteriak meminta tolong" Toloong...toloooong", si kancil yang mendengar teriakan musang bergegas menuju pohon durian itu, namun terlambat, peternak ayam sudah membawa musang ke perkampungan. Si kancil hanya bisa melihat musang yang malang dari kejauhan.

Sekian
Cerita Anak Si Kancil dan Musang Yang Licik

Cerita Anak Ipan dan Apin

Cerita Anak Ipan dan Apin
Ipan dan apin adalah kakak beradik. Mereka hidup sangat rukun dan ceria. Setiap hari ada saja pengalaman mereka yang menyenangkan. Mereka tinggal bersama kakek dan nenek mereka. Ipan sangat sayang kepada adiknya, Apin begitu juga sebaliknya. Mereka tidak pernah saling bertengkar dan selalu riang gembira.

Suatu hari sang kakek memanggil kedua cucunya yang tercintanya itu."Ipan...Apin....mari sini, kakek punya cerita yang bagus buat kalian" teriak sang kakek yang ada di teras depan rumah. "Ya kek,.." Jawab Ipan dan Apin kompak. Mereka langsung bergegas menuju teras depan rumah.

Cerita anak


"Ada apa kek?" Kata Apin senang. "Kakek punya cerita bagus sekali, apa kalian ingin mendengarnya?" Kata si kakek."Mau..mau kek" si Apin menjawab ."Baiklah...kakek akan bercerita tentang si kancil, apa kalian sudah tahu siapa si kancil?" Tanya kakek. "Oh si kancil itu khan anak nakal kek" kata si Apin.

"Ya, betul sekali, si kancil anak nakal, tetapi walau nakal dia sangat cerdik dan selalu membantu teman-temannya yang sedang kesusahan. Pasti kalian masih ingat cerita-cerita si kancil yang lain ya khan?, seperti si kancil mencuri timun, si kancil dan buaya atau si kancil dan pak tani"

"Masih kek.." Ipan dan Apin menjawab dengan kompak. "Waduh ..terus kakek mau cerita yang mana ya?" Si kakek kebingungan karena ternyata Ipan dan Apin sudah tahu cerita si kancil dari orang tua mereka yang sering menceritakan dongeng anak kepada mereka sebelum mereka tidur setiap malamnya.


"Wah cucu kakek cerdas dan pintar ya" kata si kakek memuji. "Sekarang kakek tanya, siapa yang tahu makna dari cerita kancil mencuri timun pak tani?".

Si Apin menjawab, "kita tidak boleh semena-mena kepada orang lain kek", lalu si Ipan menimpali "kita tidak boleh mencuri barang orang lain, kek". Si kakek senang mendengar cucunya pintar menjawab pertanyaannya. "Hebat, kalian memang hebat...tidak percuma orang tua kalian mendidik kalian, semoga kalian menjadi orang pintar dan membantu orang lain yang sedang dalam kesusahan"
Cerita Anak Ipan dan Apin

Dongeng kancil dan monyet

Dongeng kancil dan monyet

kali ini si kancil bertemu dengan seekor monyet yang sangat rakus. Sama seperti halnya cerita si kancil sebelumnya. Si kancil dan monyet sebenarnya berteman baik, namun memang dasar sifat monyet adalah rakus dan serakah. Membuat kancil ingin membuat jera si monyet. Begitu juga halnya pada dongeng si kancil dan monyet berikut ini, selamat menyimak ceritanya yaa.

Suatu hari di pagi yang cerah. Kancil berjalan pelan disebuah kebun jambu air. "Hmm..ranum sekali jambu air itu, aku jadi ingin memetiknya, tapi kelihatannya pohon jambu itu tinggi sekali yaa". Kancil mengeluh karena pohon jambu air tidak bisa ia panjat.

Dongeng kancil dan monyet


Tiba-tiba muncullah si monyet sambil bergelantungan di pohon jambu. "Hai kancil, sedang apa kamu disitu" tanya si monyet. Ternyata monyet tidak kenal dengan semua jenis pohon kecuali pohon pisang kesukaannya. "Aku lagi menunggu pohon jambu air ini berjatuhan" kata si kancil.

"Oh ternyata ini pohon jambu air toh...hehehe...enak ga cil buahnya?" Si monyet bertanya lagi pada si kancil. Si kancil berkata "ya jelas enak dwuoonk..kalau ga enak ngapain pula aku ada disini nungguin buah itu jatuh". "Hehehe..jangan jutek dong cil, aku khan ga tau" si monyet nyengir.

"Yo wes, tunggu dibawah ya cil, nanti aku kasih ke kamu" kata si kancil yang langsung loncat ke atas pohon jambu air itu.

Tak lama setelah si monyet lompat menaiki pohon itu, si kancil hanya menunggu di bawah dan tidak ada satupun jambu yang diberikan kepada si kancil. Tiba-tiba "tuk.tuk..tuk" lalu si kancil berteriak "Aduh nyet, gimana sih kamu, masak aku cuma dikasih biji jambunya saja, dan bekas kamu makan lagi" si kancil sangat geram atas kelakukan si monyet.

"Oops..sori cil, ada kamu ya di bawah, aku sampe lupa kalau kamu juga kepengen jambu air ini juga...hehehe" si monyet nyengir ke arah kancil yang cemberut lalu pergi.

"Dasar monyer serakah, aku yang punya ide, malah dia yang rasakan manisnya" si kancil semakin galau.

Akhirnya si kancil tiba di kebun cabai yang terkenal pedas itu. Timbul ide si kancil untuk mengerjai si monyet yang serakah tadi. Lalu si kancil bergegas menuju pohon jambu air tadi dan memanggil si monyet yang sedang memakan jambu air.

"Nyet, monyet...sini nyet, kamu pasti belum tahu yah, ada buah yang lebih manis dari jambu air ini" teriak si kancil dari bawah pohon. Si monyet tersedak karena terkejut oleh kancil. "Duh cil, kalau manggil mbo ya permisi dulu gitu, jangan ngagetin aku kayak gitu" kata si monyet protes.

"Ahh...hayo cepat buruan, nanti buah ini habis dimakan oleh kawanan hewan disana" kata si kancil.

Monyet akhirnya mengikuti si kancil ke arah kebun cabai yang ia belum tahu rasanya.

Lalu sampailah si kancil dan monyet di kebun itu. "Benar nih cil rasanya lebih manis dari jambu air tadi?" Si monyet penasaran."Bahkan lebih manis dari pisang yang biasa kamu makan, nyet" si kancil menimpali. Tak sabar monyet segera ingin memakan cabai itu. Sekali meraih tangan monyet penuh dengan cabai hijau yang besar-besar itu dan "hopp..." Si monyet langsung melahap sepuluh buah cabai yang super duper pedasnya.

Seketika si muka monyet menjadi merah dan bibirnya terlihat komat-kamit menahan pedas yang amat sangat di mulutnya.

"Huaaaa........!" Si monyet lari terbirit-birit ke arah sungai. Matanya berair, mukanya merah dan bibirnya terlihat banyak sekali biji cabai yang sudah ia kunyah. Melihat si monyet lari pontang panting ke sungai untuk minum, si kancil tertawa terbahak-bahak.

"Makanya jangan serakah, dasar monyet rakus" akhirnya si kancil pergi meninggalkan si monyet yang sedang minum air sungasi untuk menghilangkan rasa pedas di mulutnya.

Sekian

Dongeng kancil dan monyet


Cerita Anak Musang Dan Ayam

Cerita Anak Musang Dan Ayam

Suatu hari di senja yang tenang, tinggal seekor ayam betina yang sedang mengerami tiga ekor telur yang akan menetas. Sang indung ayam sangat sayang kepada anak ayam yang ada di dalam telur tersebut. Dari kejauhan muncullah seekor musang yang jahat mendekati kandang ayam betina tadi.

Namun sebelum menuju kandang ayam tadi, si musang harus menaiki sebuah pohon besar, sayangnya musang tidak bisa memanjat pohon itu.

Cerita Anak Musang Dan Ayam


Akhirnya akal bulus musang muncul, ia perlahan-lahan menuju pagar terdekat dengan kandang ayam itu, lalu berkata "hai ayam, aku membawa pesan dan sesuatu yang maha penting dari sang raja hutan, bukalah pintu mu lekas" pinta si musang.


Ternyata ayam sudah mengetahui bahwa musang sedang mengincarnya. "Ya tunggu sebentar, aku juga ada pesan dari serigala sahabatku, dia punya sesuatu untuk mu....sebentar ya..serigala...serigala...kemari sini" kata si induk ayam tidak mau kalah.


Si musang mendengar si ayam berteriak, langsung berfikir "Wah ternyata dia sahabat serigala yang menjadi musuhku, aduh aku harus pergi nih". Si musang segera meninggalkan kandang induk ayam tadi dan tidak mau kembali lagi.

Akhirnya induk ayam dan telur-telurnya selamat dari akal jahat si musang yang hendak memangsanya. "Jangankan kamu, aku saja takut dan lari kalau ada serigala yang mendekati, hihihi" tawa si induk ayam sambil kembali mengerami telur-telurnya.

Sekian

Cerita Anak Musang Dan Ayam

Dongeng kisah laba laba dan kupu kupu

Dongeng kisah laba laba dan kupu kupu
Dongeng kali ini bercerita tentang seekor laba-laba dan kupu kupu. Suatu hari yang indah kupu kupu terbang kesana kemari di sebuah taman bunga yang indah. Si kupu kupu sangat senang sekali hinggap dari satu bunga ke bunga yang lain. Pada suatu ketika si kupu kupu bertemu dengan seekor laba-laba yang sedang membuat jaring.

"Hai laba-laba..selamat pagi, sedang apa kamu" kata si kupu kupu menegur si laba laba yang sedang asik membuat jaring. "Halo juga kupu-kupu, aku sedang membuat jaring nih" kata si laba laba. "Wah besar juga jaring mu, pasti tangkapan kamu banyak malam nanti" si kupu mengejek.

Dongeng kisah laba laba dan kupu kupu


"Ah tidak juga kupu, kadang aku buat jaring besar, tak satupun nyamuk atau serangga lain yang hinggap di jaringku, lihatlah dirimu..kau tidak akan pernah kekurangan madu yang kau hisap dari bunga bunga itu, iya khan?" Kata si laba laba merendah.


"Oohh...ga. Juga sih..kadang kalau bunga itu sudag gugur maka akupun kehilangan makanan ku, dan kadang aku harus terbang jauh untuk mencari bunga lain yang lebih segar" si kupu merasa sedih sebab sebentar lagi akan datang musim panas dan semua bunga pasti akan layu.

"Oke deh kupu, aku akan melanjutkan membuat jaringnya, sebentar lagi hari akan gelap nih". Kata si laba laba menyegerakan pekerjaannya.

Lalu keduanya berpisah dan melanjutkan aktifitasnya kembali dan hari semakin sore menjelang malam.

Hikmah cerita anak kali ini adalah jangan pernah mengeluh sebab dengan mengeluh kita akan semakin terbebani dengan semua masalah. Jadikan hidup ini sedemikian cerah, secerah matahari pagi yang akan membuat hidupmu semakin bahagia.
Dongeng kisah laba laba dan kupu kupu

Cerita Anak si kancil Banteng Dan Buaya

Cerita Anak Si kancil banteng dan buaya
Cerita Anak tentang si kancil kali ini berkisah tentang kedua temannya banteng dan buaya. Si kancil sedang berjalan-jalan di sebuah padang rumput. Disana dia melihat seekor banteng dan buaya yang sedang bertengkar. Penasaran apa yang terjadi. Si kancil akhirnya mendekati banteng dan buaya. Yuk kita lanjutkan cerita si kancil banteng dan buaya.

"Hai semua, selamat pagi, ada apa nih kumpul-kumpul?..lagi ngerujak yaah" sapa si kancil kepada banteng dan buaya.

"Ngerujak apanya cil, nih si banteng lagi cari gara-gara" kata buaya dengan nada marah.

"Lho emangnya si gara kemana, kok sampai di cariin..hehehhe" kata kancil bercanda untuk mendinginkan suasana.

certia si kancil buaya


"Ah kamu cil, kita ini lagi rusuh, kamu becanda saja" kata si banteng gusar.

"Oke..oke ada apa sih?..what's going on en what's happened bro" si kancil kembali bertanya dengan santai.

"Begini cil, si buaya ini bilang kalau sungai ini adalah miliknya, padahal aku yang lebih dulu yang tahu dan berendam disini dari dulu" si banteng membela diri.


"Bohong cil, aku yang dari dulu berendam dan menguasai sungai ini, turun temurun cil" kata si buaya menolak perkataan si banteng.

"Oh itu toh..yaellaaaasiiih....gitu aja kok berantem.." Dan tiba-tiba "Byuuuurrrr......" Si kancil menceburkan dirinya kedalam sungai dan berteriak "Ayo guys...lets go..kita berenang bersama.."

Si banteng dan buaya hanya bisa saling tatap. Lalu mereka ikut berenang bersama-sama. Tak ada lagi permusuhan antara banteng dan buaya. Kini mereka damai dan berteman kembali. Mereka-pun tampak lebih senang berenang bersama di sungai.

Hikmah cerita si kancil banteng dan buaya kali ini adalah janganlah merasa menang sendiri atau egois. Berbagilah kepada sesama. Hidup itu akan indah jika kita mau berbagi kebahagiaan kepada orang lain.

Cerita Anak Si kancil banteng dan buaya 

Cerita anak si kancil dan buaya

Cerita anak si kancil dan buaya
Banyak cerita tentang kecerdikan kancil jika dalam masalah. Nah kali ini si kancil kembali beraksi dengan segerombolan buaya yang sangat buas dan lapar. Ikuti terus kisah cerita si kancil dan buaya berikut ini.

Suatu hari yang sangat terik, kancil sedang tergopoh-gopoh menuju hutan dimana ia tinggal. Hari itu tidak biasanya panas sekali. Kancil bari saja memetik beberapa timun milik pak tani yang ada di sebelah hutan. Tapi kali ini ia tidak bisa makan timun pak tani yang terkenal sangat enak dan besar-besar. Kali ini musim panas berlangsung lama, sehingga banyak timun milik pak tani yang rusak.

Cerita si kancil dan buaya


Terpaksa si kancil kembali ke hutan untuk mencari makanan yang lainnya. Ditengah perjalanan ia harus melintasi sungai yang begitu besar dan sangat deras airnya.

Tiba-tiba muncul seekor buaya dari dalam air di hadapan si kancil. "Ci luk baaa..! Hello cil..dari mana kamu? Sudah lama ga jumpa, mau menyebrang ya?...pasti kamu ga bisa, ya kan?. Si buaya meledek si kancil yang ingin menyebrang sungai itu.

"Sebenarnya aku ingin menyerahkan diriku untuk menjadi santapan kalian, tetapi aku ragu apa tubuhku ini cukup untuk kalian semua?" Kata si kancil kepada buaya dengan pasrah.

"Hahaha...ya cukup lah cil, kita semua adalah buaya yang akur dan tidak ada yang serakah..hahahaha" jawab buaya kepada si kancil.


"Baiklah tapi ijinkan aku untuk menghitung kalian semua dulu, sebab aku takut kalau tidak cukup" pinta si kancil yang cerdik kepada para buaya yang sudah tidak sabar ingin memakan si kancil.

Akhirnya para buaya berjejer memenuhi sungai mulai dari tempat si kancil sampai ujung sungai seberang sana.

"Baiklah cil, silahkan kau menghitung jumlah kami" pinta buaya dengan sedikit nada memaksa.

"Oke deh, aku hitung ya...satu...duaa...tiga..empat..." Si kancil mulai menghitung satu persatu para kawanan buaya dengan melompati dari satu buaya ke buaya yang lain.

Sampai akhirnya si kancil sampai di buaya terakhir di ujung sungai, si kancil yang cerdik dan suka mencuri timun ini langsung lompat ke darat dan sambil berkata "Oke...jumlah kalian memang cukup......cukup untuk aku bodohi...hahahaha..." Kata kancil sambil berlari masuk kedalam hutan dengan selamat.

Akhirnya kancil selamat dan bisa kembali ke dalam hutan. Demikian cerita si kancil dan buaya, semoga bisa menghibur adik-adik semua. Sampai jumpa di cerita si kancil yang cerdik berikutnya ya..salam

Cerita Untuk Anak-Anak Si Kancil Yang Cerdik

Cerita Untuk Anak-Anak Si Kancil Yang Cerdik - Cerita Kancil yang cerdik kali ini menceritakan tentang cerita kancil dan seekor babi sebagai penguasa hutan yang angkuh. Semua hewan di hutan sangat membenci babi karena babi memiliki taring di mulut yang bisa merubuhkan pohon dan melibas apa yang ada di depannya. Akhirnya para hewan hutan sudah kewalahan dan meminta tolong si kancil yang cerdik agar bisa mengusir si babi yang sombong.

Suatu hari si kancil yang cerdik datang kepada si babi, "Hai kancil dari mana saja kamu, sudah lama aku tidak berjumpa dengan mu, cil" kata si babi melihat kancil datang. "Aku baru saja berguru ilmu bela diri dan ingin membebaskan hutan ini dari penguasa yang jahat sepertimu" kata kancil kepada si babi.

Cerita Untuk Anak-Anak Si Kancil Yang Cerdik


Si babi langsung naik pitam, "Hai kancil, lancang sekali bicara mu, apa kau sudah bosan hidup di hutan ini?" hardik si babi kepada si kancil."Kenapa sih kamu menjadi sombong seperti itu, bukannya setiap binatang di dalam hutan ini semua sama, dan tidak ada yang bisa menjadi penguasa jahat" kata kancil menantang. "Kurang a*ar kamu kancil, berani sekali kamu, apa kamu ingin menantang aku ya?, tidak kah kamu lihat pohon saja bisa tumbang oleh taring ku" si babi semakin geram".

"Ya, memang aku ingin menantang kamu, hai babi yang sombong" jawab si kancil yang cerdik dengan mantab. "Dan dengan syarat jika aku menang maka kau tidak boleh ada di hutan ini" lanjut si kancil kepada si babi.

"Baiklah, esok aku tunggu kamu di tanah lapang di tengah hutan ini" si babi menerima tantangan si kancil yang cerdik tadi. Akhirnya berita pertarungan antara si babi dan si kancil yang cerdik tersebar luas di jejaring sosial antara hewan di hutan belantara tersebut. Semua hewan bersiap-siap menyaksikan pertarungan yang hebat antara dua makhluk tersebut.

Keesokan harinya si kancil sudah bersiap-siap dahulu. Ternyata kancil memang hewan yang cerdik, semalam setelah ia pulang dari "istana" si babi, kancil mempersiapkan senjata andalannya yaitu berupa sebuah topeng yang terbuat dari baja tipis yang di bentuk sedemikan rupa menyerupai muka si kancil, sehingga tak satupun binatang di hutan yang tahu kalau si kancil memakai topeng dari pelat baja tipis stainless steel setebal 2 milimeter.

Akhirnya pertarungan seru dimulai, si babi langsung menerjang muka si kancil. Awalnya si kancil yang cerdik terjatuh akibat dorongan taring si babi yang kuat, namun dengan gesitnya kancil langsung bangkit dan kembali berdiri untuk menantang dan menunggu terjangan taring babi berikutnya.

Si babi akhirnya kelelahan, berulang kali ia mencoba menusukkan taringnya ke wajah si kancil, namun berulang juga taringnya terluka dan akhirnya taring tersebut menjadi patah. Si babi merasa kancil sangat kuat hari itu dan akhirnya si babi menyerah. Dan terakhir sesuai dengan perjanjian maka si babi meninggalkan hutan itu. Serta merta para penghuni hutan bersorak-sorai bersuka cita menyambut kemenangan si kancil yang cerdik itu.

Cerita Anak - Qarun yang sombong

Cerita Anak tentang Qarun yang sombong, mudah-mudahan dapat bermanfaat ya dan ingat jangan menjadi anak yang sombong, karena kesombongan itu dapat menjatuhkan dan sangat tidak baik, silahkan disimak cerita anak tentang qarun dibawah ini.

Cerita Anak, Cerita Anak - Qarun

Qarun termasuk kaum Nabi Musa ‘alaihis salam . Ia adalah seorang yang kaya, harta dan simpanannya banyak, bahkan kunci-kunci simpanan kekayaannya tidak dapat dibawa kecuali oleh orang-orang yang kuat. Akan tetapi, Qarun mendurhakai Nabi Musa dan Harun, ia tidak menerima nasihat keduanya, dan ia menyangka bahwa harta dan kenikmatan yang didapatkannya adalah karena ia berhak memilikinya dan bahwa ia memperolehnya karena ilmunya.

Suatu hari, Qarun keluar ke Madinah dengan perhiasan yang besar dan perlengkapan yang banyak sambil memakai pakaian yang bagus. Ketika ia melewati manusia, maka sebagian manusia mendekatinya untuk memberinya nasihat dengan berkata,

"Janganlah kamu terlalu bangga; sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang terlalu membanggakan diri.–Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan."

Allah SWT berfirman,

إِنَّ قَارُونَ كَانَ مِنْ قَوْمِ مُوسَى فَبَغَى عَلَيْهِمْ وَآتَيْنَاهُ مِنَ الْكُنُوزِ مَا إِنَّ مَفَاتِحَهُ لَتَنُوءُ بِالْعُصْبَةِ أُولِي الْقُوَّةِ إِذْ قَالَ لَهُ قَوْمُهُ لا تَفْرَحْ إِنَّ اللَّهَ لا يُحِبُّ الْفَرِحِينَ ٧٦
وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الآخِرَةَ وَلا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَأَحْسِنْ كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ وَلا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الأرْضِ إِنَّ اللَّهَ لا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ ٧٧

Artinya:
76. "Sesungguhnya Karun adalah Termasuk kaum Musa, Maka ia Berlaku aniaya terhadap mereka, dan Kami telah menganugerahkan kepadanya perbendaharaan harta yang kunci-kuncinya sungguh berat dipikul oleh sejumlah orang yang kuat-kuat. (ingatlah) ketika kaumnya berkata kepadanya: "Janganlah kamu terlalu bangga; Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang terlalu membanggakan diri".

77. "Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan."
(QS. Al-Qashash: 76-77)

Maka Qarun menolak nasihat itu dengan sombong, ia berkata,
"Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu, karena ilmu yang ada padaku."

Ia menyangka bahwa harta yang diperolehnya ini karena kecerdasan dan kemampuannya.
Suatu ketika Qarun keluar ke hadapan manusia dengan satu iring-iringan yang lengkap dengan pengawal, hamba sahaya dan segala kemewahannya untuk memperlihatkan kemegahannya kepada kaumnya.

Saat itu, sebagian manusia ada yang terfitnah (terpukau) dengan kekayaan dan perhiasan Qarun, mereka ingin sekiranya mereka mempunyai seperti yang dimiliki Qarun, tetapi orang-orang shaleh di antara mereka berkata,
"Pahala Allah lebih baik bagi orang yang beriman dan beramal saleh.” Ketika Qarun terus bersikap sombong dan congkak, maka Allah membenamkan Qarun dan rumahnya ke dalam bumi, dan tidak ada seorang pun yang mampu menolongnya, dan ketika itu, orang-orang yang kemarin mencita-citakan kedudukan Qarun itu, berkata,
"Aduhai, benarlah Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hambanya dan menyempitkannya, kalau Allah tidak melimpahkan karunia-Nya atas kita benar-benar Dia telah membenamkan kita (pula). aduhai benarlah, tidak beruntung orang- orang yang mengingkari (nikmat Allah)."

Nah sudah dapat kesimpulan kan tentang cerita anak tadi.? mudah-mudahan menjadi suatu cerita yang sangat bermanfaat bagi kita semua, wassalam..

30 Kisah Teladan - Yang pertama masuk syurga


Di muka surga kelak menurut Nabi SAW akan ada empat manusia yang hendak masuk surga lebih dahulu. Dasar manusia, mereka saling berebut siapa yang mula-mula berhak masuk surga pertama kali. Karena Malaikat Ridlwan tidak dapat mengambil keputusan, turunlah Malaikat Jibril yang ditugaskan menjadi hakim. Keempat manusia itu adalah pahlawan, orang kaya yang dermawan, haji mabrur, dan orang alim yang soleh.

Salah satu mereka dipanggil ke muka dan ditanya, "Dengan sebab apa engkau beruntung akan masuk surga tanpa disiksa?" Orang itu menjawab, "Saya seorang pahlawan yang mati syahid di medan perang karena membela agama." Jibril berkata, "Darimana kau tahu bahwa pahlawan yang mati syahid bakal masuk surga tanpa dihisab?" Pahlawan menjawab, "Dari orang alim." "Kalau begitu, jagalah akhlak yang baik. Biarkan orang alim masuk surga lebih dulu." Ucap Malaikat Jibril. Pahlawan itu pun menunduk menyadari ketidaksopanannya.

30 Kisah Teladan - Para Pemula


(Cerita ini diketik ulang dari buku 30 KisahTeladan jilid 6)
Sa’ad bin Abdi Waqqash sangat berbakti kepada ibunya yang bernama Hamnah binti Sufyan  bin Abi Umayyah. Ia tidak pernah membangkang, apapun yang dihendaki ibunya. Tiap pagi, bersama saudara saudara yang lain, ia selalu makan sama sama.
Tetapi, hari itu wajah Sa’ad keliahatan muram. Ia telah mendengar, tokoh Quraisy yang sangat dipujanya, Abu Bakar, telah memeluk agama yang dibawa Muhammad, kemenakan Abu Thalib. begitu pula Aly dan Zaid bin Haritsah. Dari Abu Bakar ia telah memperoleh keterangan sejelas jelasnya tentang agama itu, bagaimana caranya beribadah yang benar, memuji Tuhan yang benar, yaitu ALLAH SWT. Dan akalnya yang cerdas ikut membenarkan agama itu. Sudah lama ia merasa tersiksa kalau bersama ibunya menyembah nyembah berhala dan patung patung yang membisu. Mana mungkin Latta, Manata, dan Uzza, betapapun raksasanya arca mereka, dapat berkuasa untuk dipuja, padahal arca arca itu dibikin manusia dan diperjualbelikan. Apakah mungkin Tuhan yang diperjualbelikan bisa mengatur kehidupan?

Kisah Nabi dan Rasul - Nabi Sulaiman yang bijaksana


Ketika rombongan Nabi Sulaiman a.s akan melintasi lembah yang ditempati sebagai sarang semut, dan Beliau menyeru kepada semut-semut itu agar berlindung. Atas kebijakan Nabi Sulaiman inilah semut-semut itu memberikan pujian kepada Nabi Sulaiman.
Pada masa-kanak-kanak, Nabi Sulaiman sudah menampakkan tanda-tanda kecerdasan, ketajaman otak, kepandaian berfikir serta ketelitian dalam mempertimbangkan dan mengambil suatu keputusan. Sebuah peristiwa yang menunjukkan kecerdasan dan ketajaman otak Nabi Sulaiman dibuktikan dengan kecerdasannya dalam memecahkan beberapa masalah.
Salah satu mukjizat yang diberikan oleh Allah SWT kepada Nabi Sulaiman adalah mengerti bahasa binatang. Suatu hari rombongan besar Nabi Sulaiman hendak menuju lembah Asgalan, dan rombongan itu terdiri dari Nabi Sulaiman dan umatnya, malaikat, jin serta binatang-binatang.

Cerita Anak - Ribuan Malaikat mendoakan orang yang dicaci


Suatu hari, Rasulullah SAW bertamu ke rumah Abu Bakar Ash-Shidiq. Ketika bercengkrama dengan Rasulullah, tiba-tiba datang seorang Arab Badui menemui Abu Bakar dan langsung mencela Abu Bakar. Makian, kata-kata kotor keluar dari mulut orang itu. Namun, Abu Bakar tidak menghiraukannya. Ia melanjutkan perbincangan dengan Rasulullah. Melihat hal ini, Rasulullah tersenyum.
Kemudian, orang Arab Badui itu kembali memaki Abu Bakar. Kali ini, makian dan hinaannya lebih kasar. Namun, dengan keimanan yang kokoh serta kesabarannya, Abu Bakar tetap membiarkan orang tersebut. Rasulullah kembali memberikan senyum....

Review FIlm - Up


Carl Fredricksen adalah bocah pendiam yang bersahabat dengan cewek tomboy bernama Ellie, yang ternyata sama-sama mengidolakan Charles Muntz, seorang penjelajah. Kemudian Carl dan Ellie menikah. Tidak berapa lama kemudian, Ellie dikabarkan hamil. Setelah mempersiapkan segalanya, kenyataan berubah ketika Ellie dinyatakan oleh dokter bahwa ia tidak dapat hamil. Mereka berdua terlihat sedih, namun kembali menjadi semangat saat Carl dan Ellie berusaha menyisihkan pendapatan mereka untuk terbang ke Paradise Falls, tempat Charles Muntz tadi. Namun, ada saja keperluan yang mengharuskan mereka memakai uang tersebut hingga mereka tua. Carl, yang menyadari obsesi mereka belum tercapai membeli tiket ke Amerika Selatan, dan ingin memberikan kejutan untuk Ellie. Namun, sebelum impiannya tercapai, Ellie terlebih dahulu meninggal dunia. Hal ini menyebabkan Carl benar-benar kehilangan semangat hidup dan menjadi pendiam dan tertutup dan pemarah