Showing posts with label Cerita Anak. Show all posts
Showing posts with label Cerita Anak. Show all posts
Home » Posts filed under Cerita Anak
Cerita Anak Putri Salju dan Tujuh Kurcaci
Dongeng anak kali ini bercerita tentang putri salju dan tujuh kurcaci yang baik hati. Dikisahkan pada jaman dahulu kala hiduplah seorang raja yang bijaksana dengan seorang ratu yang cantik. Raja dan ratu sangat menginginkan seorang keturunan seorang putri.
Pada musim salju, sang ratu sedang merajut sebuah syal untuk suatu ketika nanti jika putrinya lahir, ia akan memberi nama "putri salju". Ia ingin nanti putrinya putih hatinya seputih salju dan merah bibirnya semerah darah.
Dan akhirnya sang ratu hamil kemudian melahirkan seorang putri yang sangat cantik, yang kemudian diberi nama putri salju. Namun malang sang ratu tidak terselamatkan dalam persalinan itu, ia pun meninggal dunia setelah melahirkan putri salju yang cantik.
Tahun berganti tahun, putri salju tumbuh menjadi gadis yang semakin cantik. Dan sang raja memutuskan menikah lagi dengan seorang ratu yang menjadi ibu tiri dari putri salju. Namun sayang setelah beberapa tahun sang ibu tiri menjadi sangat kejam dan berubah tidak lagi menyayangi putri salju. Setiap hari putri salju selalu mendapatkan perlakuan yang semena-mena. Namun sang raja tidak mengetahuinya.
Si ibu tiri memiliki sebuah cermin ajaib yang bisa menjawab pertanyaan ratu dengan jujur. Sang ratu jahat ini selalu bertanya kepada cermin "cermin di dinding, siapakah yang paling cantik di kerajaan ini?". Kemudian cermin menjawab "yang cantik adalah ratu, tapi yang tercantik adalah putri salju", sang ratu jahat terkejut sekali, biasanya jawaban si cermin selalu mengatakan bahwa ratu-lah yang paling cantik.
Ratu menjadi sangat marah mendengar jawaban dari cermin yang selalu berkata jujur. Kemudian ia memerintahkan seorang pemburu untuk mengusir dan membunuh si putri salju ke hutan. Namun dalam perjalanan si pemburu tidak tega untuk membunuh si putri salju dan menyuruh putri salju pergi. Si pemburu membunuh seekor babi hutan untuk dibawa kepada ratu jahat sebagai bukti ia telah membunuh putri salju.
Putri salju berjalan tanpa tujuan, akhirnya ia pingsan. Lalu datang 7 kurcaci yang menemukan putri salju tergeletak di hutan, kemudian mereka mengangkat putri salju dan merebahkannya di sebuah kasur. Lalu mereka membawanya ke dalam rumah yang berukuran sangat kecil.
Kabar putri salju ditemukan tersiar sampai kuping sang ratu jahat. Lalu ia menyamar menjadi seorang wanita tua yang berpura-pura menjual sisir dan apel kepada putri salju.
Putri salju sangat ramah, sehingga para 7 kurcaci senang padanya, namun putri salju diamanatkan untuk tidak menerima tamu siapa saja. Walhasil karena keramahannya putri salju tidak bisa menolak ratu jahat yang datang yang menyamar menjadi penjual sisir dan apel.
Setibanya di rumah 7 kurcaci, si ratu jahat merayu putri salju untuk membeli sisir dan apel, apel yang ternyata racun berhasil menipu putri salju hingga ia tewas.
Ratu jahat pun senang dan kembali ke istana dan bertanya kepada cermin, "cermin di dinding, siapakah yang paling tercantik di kerajaan ini?", si cermin menjawab "kaulah ratu, kaulah yang paling tercantik di kerajaan ini". Mendengar ia paling cantik, sang ratu sangat senang.
Putri salju yang telah memakan apel beracun, terlihat seperti sudah meninggal, tapi ia tetap terlihat cantik. Sehingga para kurcaci merasa sedih ditinggalkan putri salju.
Hingga akhirnya putri salju ditempatkan di dalam peti kaca, dan akhirnya seorang pangeran tampan membawanya ke istana untuk dinikahi, walau ia tampak sudah meninggal.
Para kurcaci turut serta dengan pangeran itu hanya bisa berjalan menunduk, mereka sudah pasrah dengan keinginan pangeran yang ingin menikahi putri salju walau putri salju tampaknya sudah meninggal.
Di perjalanan kereta yang mengangkut peti kaca putri salju terantuk batu, sehingga apel yang dimakan oleh putri salju keluar dari mulutnya, dan saat itu juga putri salju hidup kembali dan keluar dari peti kaca dan menanyakan dimana ia sekarang.
Para 7 kurcaci sangat senang, mereka sangat bahagia melihat putri salju hidup kembali dan mengantarkan putri salju ke pelaminan untuk menikah dengan pangeran tampan yang baik hati. Sedangkan ratu jahat diusir oleh raja dan dihukum karena telah terbukti melakukan perbuatan jahat kepada putri salju yang tak lain dan tak bukan adalah putri kesayangan sang raja.
Hikmah yang dapat diambil dari Cerita Anak Putri Salju dan Tujuh Kurcaci ini adalah janganlah kita berbuat jahat kepada sesama dan cintailah makhluk Tuhan yang lain dengan cinta yang tulus.
Sekian
Cerita Anak Si Kancil dan Musang Yang Licik
Cerita Anak Si Kancil dan Musang Yang Licik
Cerita anak kali ini bercerita tentang si kancil dan musang yang licik. Suatu hari si kancil sedang berjalan jalan di pinggir sungai tempat para buaya. Tidak seperti biasanya ia menyusuri sungai yang ada di pinggir hutan tersebut. Karena baru kemarin si kancil dan buaya bertemu. Tiba tiba ia dikejutkan oleh pemunculan seekor musang yang tiba-tiba datang di hadapan si kancil.
Si kancil yang sedang berjalan kaget bukan kepalang, "Hai cil mau kemana kamu?" tanya si musang secara tiba-tiba turun dari ranting pohon tepat di depan kancil.
Si kancil yang sedang berjalan sambil melamun sangat kaget dengan pemunculan musang. "Duh musang, kaget aku, bisa ga' sih datang ga' bikin aku kaget?" Si kancil menjawab dengan kesal karena saking kagetnya.
"Hehehe...maaf cil, soalnya buru-buru ingin mengabarkan dari majikanku si harimau, bahwa kamu sedang di incar oleh para pemburu" si musang berkata kepada kancil, "Lho, bukannya kamu yang sering di cari-cari para petani, khan kamu yang sering mencuri ternak ayam di kampung dekat hutan ini" kata si kancil.
"Huh sial, ternyata si kancil sudah mengetahuinya, padahal aku ingin menjebak dia agar masuk kedalam perangkap para peternak ayam itu" si musang berfikir sejenak untuk menjebak si kancil.
"Eh..uh..ah masak sih cil, kok aku ga tau yah" si musang kikuk menjawab pertanyaan si kancil.
"Begini cil, sebetulnya aku juga takut ditangkap para peternak ayam, tapi aku ingin menyampaikan pesan kepada kamu bahwa kamu dicari oleh si harimau dibawah pohon durian itu" si musang ingin menjebak kancil masuk dalam perangkap di bawah pohon durian.
"Baiklah, aku kesana" kata si kancil, kemudian si kancil menuju pohon durian yang ditunjuk oleh si musang. "Mana si harimau?, kok ga ada yah?" Si kancil melongok-longok di bawah pohon durian. Spontan kancil melihat ada seutas tali yang ditutupi dahan tepat dibawah kakinya.
"Oooh..ini pasti kerjaan si musang ingin menjebak aku nih, awas kamu musang". Perlahan lahan si kancil memindahkan jebakan tali itu sedikit bergeser ke kanan. Lalu ia kembali menemui si musang.
"Hai musang, aku sudah bertemu dengan harimau dan katanya ia juga ingin ketemu dengan kamu, ada yang ingin ia sampaikan kepadamu, penting banget" kata si kancil kepada musang.
"Ah kok kamu ngga' kenna...eh maksudku...si harimau mau ketemu aku? dimana cil?" Si musang menjawab terheran-heran. "Itu dibawah pohon durian tadi, katanya kamu mau dikasih beberapa ekor ayam hasil tangkapan harimau pagi ini" kata si kancil kepada si musang.
"Baiklah aku segera kesana" si musang senang sekali mendapatkan ternak ayam hasil tangkapan si harimau. Ia pun bergegas menuju pohon durian, sesampainya disana ia teringat lokasi jebakan yang dipasang para peternak ayam.
"Sepertinya jebakan kemarin ada disebelah sini, tapi kok kemana ya?" Si musang mencari-cari dimana jebakan itu berada. Baru satu langkah ia ke kanan, tiba-tiba "siuuuttt......brak" si musang kini tergantung kakinya sebelah di atas tanah. Spontan si musang berteriak meminta tolong" Toloong...toloooong", si kancil yang mendengar teriakan musang bergegas menuju pohon durian itu, namun terlambat, peternak ayam sudah membawa musang ke perkampungan. Si kancil hanya bisa melihat musang yang malang dari kejauhan.
Sekian
Cerita Anak Si Kancil dan Musang Yang Licik
Cerita Anak Ipan dan Apin
Cerita Anak Ipan dan Apin
Ipan dan apin adalah kakak beradik. Mereka hidup sangat rukun dan ceria. Setiap hari ada saja pengalaman mereka yang menyenangkan. Mereka tinggal bersama kakek dan nenek mereka. Ipan sangat sayang kepada adiknya, Apin begitu juga sebaliknya. Mereka tidak pernah saling bertengkar dan selalu riang gembira.Suatu hari sang kakek memanggil kedua cucunya yang tercintanya itu."Ipan...Apin....mari sini, kakek punya cerita yang bagus buat kalian" teriak sang kakek yang ada di teras depan rumah. "Ya kek,.." Jawab Ipan dan Apin kompak. Mereka langsung bergegas menuju teras depan rumah.
"Ada apa kek?" Kata Apin senang. "Kakek punya cerita bagus sekali, apa kalian ingin mendengarnya?" Kata si kakek."Mau..mau kek" si Apin menjawab ."Baiklah...kakek akan bercerita tentang si kancil, apa kalian sudah tahu siapa si kancil?" Tanya kakek. "Oh si kancil itu khan anak nakal kek" kata si Apin.
"Ya, betul sekali, si kancil anak nakal, tetapi walau nakal dia sangat cerdik dan selalu membantu teman-temannya yang sedang kesusahan. Pasti kalian masih ingat cerita-cerita si kancil yang lain ya khan?, seperti si kancil mencuri timun, si kancil dan buaya atau si kancil dan pak tani"
"Masih kek.." Ipan dan Apin menjawab dengan kompak. "Waduh ..terus kakek mau cerita yang mana ya?" Si kakek kebingungan karena ternyata Ipan dan Apin sudah tahu cerita si kancil dari orang tua mereka yang sering menceritakan dongeng anak kepada mereka sebelum mereka tidur setiap malamnya.
"Wah cucu kakek cerdas dan pintar ya" kata si kakek memuji. "Sekarang kakek tanya, siapa yang tahu makna dari cerita kancil mencuri timun pak tani?".
Si Apin menjawab, "kita tidak boleh semena-mena kepada orang lain kek", lalu si Ipan menimpali "kita tidak boleh mencuri barang orang lain, kek". Si kakek senang mendengar cucunya pintar menjawab pertanyaannya. "Hebat, kalian memang hebat...tidak percuma orang tua kalian mendidik kalian, semoga kalian menjadi orang pintar dan membantu orang lain yang sedang dalam kesusahan"
Cerita Anak Ipan dan Apin
Cerita Anak Musang Dan Ayam
Cerita Anak Musang Dan Ayam
Suatu hari di senja yang tenang, tinggal seekor ayam betina yang sedang mengerami tiga ekor telur yang akan menetas. Sang indung ayam sangat sayang kepada anak ayam yang ada di dalam telur tersebut. Dari kejauhan muncullah seekor musang yang jahat mendekati kandang ayam betina tadi.
Namun sebelum menuju kandang ayam tadi, si musang harus menaiki sebuah pohon besar, sayangnya musang tidak bisa memanjat pohon itu.
Akhirnya akal bulus musang muncul, ia perlahan-lahan menuju pagar terdekat dengan kandang ayam itu, lalu berkata "hai ayam, aku membawa pesan dan sesuatu yang maha penting dari sang raja hutan, bukalah pintu mu lekas" pinta si musang.
Ternyata ayam sudah mengetahui bahwa musang sedang mengincarnya. "Ya tunggu sebentar, aku juga ada pesan dari serigala sahabatku, dia punya sesuatu untuk mu....sebentar ya..serigala...serigala...kemari sini" kata si induk ayam tidak mau kalah.
Si musang mendengar si ayam berteriak, langsung berfikir "Wah ternyata dia sahabat serigala yang menjadi musuhku, aduh aku harus pergi nih". Si musang segera meninggalkan kandang induk ayam tadi dan tidak mau kembali lagi.
Akhirnya induk ayam dan telur-telurnya selamat dari akal jahat si musang yang hendak memangsanya. "Jangankan kamu, aku saja takut dan lari kalau ada serigala yang mendekati, hihihi" tawa si induk ayam sambil kembali mengerami telur-telurnya.
Sekian
Cerita Anak Musang Dan Ayam
Dongeng kisah laba laba dan kupu kupu
Dongeng kisah laba laba dan kupu kupu
Dongeng kali ini bercerita tentang seekor laba-laba dan kupu kupu. Suatu hari yang indah kupu kupu terbang kesana kemari di sebuah taman bunga yang indah. Si kupu kupu sangat senang sekali hinggap dari satu bunga ke bunga yang lain. Pada suatu ketika si kupu kupu bertemu dengan seekor laba-laba yang sedang membuat jaring.
"Hai laba-laba..selamat pagi, sedang apa kamu" kata si kupu kupu menegur si laba laba yang sedang asik membuat jaring. "Halo juga kupu-kupu, aku sedang membuat jaring nih" kata si laba laba. "Wah besar juga jaring mu, pasti tangkapan kamu banyak malam nanti" si kupu mengejek.
"Ah tidak juga kupu, kadang aku buat jaring besar, tak satupun nyamuk atau serangga lain yang hinggap di jaringku, lihatlah dirimu..kau tidak akan pernah kekurangan madu yang kau hisap dari bunga bunga itu, iya khan?" Kata si laba laba merendah.
"Oohh...ga. Juga sih..kadang kalau bunga itu sudag gugur maka akupun kehilangan makanan ku, dan kadang aku harus terbang jauh untuk mencari bunga lain yang lebih segar" si kupu merasa sedih sebab sebentar lagi akan datang musim panas dan semua bunga pasti akan layu.
"Oke deh kupu, aku akan melanjutkan membuat jaringnya, sebentar lagi hari akan gelap nih". Kata si laba laba menyegerakan pekerjaannya.
Lalu keduanya berpisah dan melanjutkan aktifitasnya kembali dan hari semakin sore menjelang malam.
Hikmah cerita anak kali ini adalah jangan pernah mengeluh sebab dengan mengeluh kita akan semakin terbebani dengan semua masalah. Jadikan hidup ini sedemikian cerah, secerah matahari pagi yang akan membuat hidupmu semakin bahagia.
Dongeng kisah laba laba dan kupu kupu
Cerita Anak - Qarun yang sombong
Cerita Anak tentang Qarun yang sombong, mudah-mudahan dapat bermanfaat ya dan ingat jangan menjadi anak yang sombong, karena kesombongan itu dapat menjatuhkan dan sangat tidak baik, silahkan disimak cerita anak tentang qarun dibawah ini.
Qarun termasuk kaum Nabi Musa ‘alaihis salam . Ia adalah seorang yang kaya,
harta dan simpanannya banyak, bahkan kunci-kunci simpanan kekayaannya tidak
dapat dibawa kecuali oleh orang-orang yang kuat. Akan tetapi, Qarun mendurhakai
Nabi Musa dan Harun, ia tidak menerima nasihat keduanya, dan ia menyangka bahwa
harta dan kenikmatan yang didapatkannya adalah karena ia berhak memilikinya dan
bahwa ia memperolehnya karena ilmunya.
Suatu hari, Qarun keluar ke Madinah dengan perhiasan yang besar dan perlengkapan yang banyak sambil memakai pakaian yang bagus. Ketika ia melewati manusia,
maka sebagian manusia mendekatinya untuk memberinya nasihat dengan berkata,
"Janganlah kamu terlalu bangga; sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang terlalu membanggakan diri.–Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan."
Allah SWT berfirman,
إِنَّ قَارُونَ كَانَ مِنْ قَوْمِ مُوسَى فَبَغَى عَلَيْهِمْ وَآتَيْنَاهُ مِنَ الْكُنُوزِ مَا إِنَّ مَفَاتِحَهُ لَتَنُوءُ بِالْعُصْبَةِ أُولِي الْقُوَّةِ إِذْ قَالَ لَهُ قَوْمُهُ لا تَفْرَحْ إِنَّ اللَّهَ لا يُحِبُّ الْفَرِحِينَ ٧٦
وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الآخِرَةَ وَلا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَأَحْسِنْ كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ وَلا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الأرْضِ إِنَّ اللَّهَ لا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ ٧٧
Artinya:
76. "Sesungguhnya Karun adalah Termasuk kaum Musa, Maka ia Berlaku aniaya terhadap mereka, dan Kami telah menganugerahkan kepadanya perbendaharaan harta yang kunci-kuncinya sungguh berat dipikul oleh sejumlah orang yang kuat-kuat. (ingatlah) ketika kaumnya berkata kepadanya: "Janganlah kamu terlalu bangga; Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang terlalu membanggakan diri".
77. "Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan."
(QS. Al-Qashash: 76-77)
Maka Qarun menolak nasihat itu dengan sombong, ia berkata,
"Sesungguhnya aku hanya
diberi harta itu, karena ilmu yang ada padaku."
Ia menyangka bahwa harta yang diperolehnya ini karena kecerdasan dan kemampuannya.
Suatu ketika Qarun keluar ke hadapan manusia dengan satu iring-iringan yang lengkap dengan pengawal, hamba sahaya dan segala kemewahannya untuk memperlihatkan kemegahannya kepada kaumnya.
Saat itu, sebagian manusia ada yang terfitnah (terpukau) dengan kekayaan dan perhiasan Qarun, mereka ingin sekiranya mereka mempunyai seperti yang dimiliki Qarun, tetapi orang-orang shaleh di antara mereka berkata,
"Pahala Allah lebih baik
bagi orang yang beriman dan beramal saleh.” Ketika Qarun terus bersikap sombong
dan congkak, maka Allah membenamkan Qarun dan rumahnya ke dalam bumi, dan tidak
ada seorang pun yang mampu menolongnya, dan ketika itu, orang-orang yang
kemarin mencita-citakan kedudukan Qarun itu, berkata,
"Aduhai, benarlah Allah
melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hambanya dan
menyempitkannya, kalau Allah tidak melimpahkan karunia-Nya atas kita
benar-benar Dia telah membenamkan kita (pula). aduhai benarlah, tidak beruntung
orang- orang yang mengingkari (nikmat Allah)."
Nah sudah dapat kesimpulan kan tentang cerita anak tadi.? mudah-mudahan menjadi suatu cerita yang sangat bermanfaat bagi kita semua, wassalam..
Cerita Anak - Ribuan Malaikat mendoakan orang yang dicaci
Suatu hari, Rasulullah SAW bertamu ke rumah Abu Bakar Ash-Shidiq. Ketika bercengkrama dengan Rasulullah, tiba-tiba datang seorang Arab Badui menemui Abu Bakar dan langsung mencela Abu Bakar. Makian, kata-kata kotor keluar dari mulut orang itu. Namun, Abu Bakar tidak menghiraukannya. Ia melanjutkan perbincangan dengan Rasulullah. Melihat hal ini, Rasulullah tersenyum.
Kemudian, orang Arab Badui itu
kembali memaki Abu Bakar. Kali ini, makian dan hinaannya lebih kasar. Namun,
dengan keimanan yang kokoh serta kesabarannya, Abu Bakar tetap membiarkan orang
tersebut. Rasulullah kembali memberikan senyum....
Cerita anak - Abu nawas mengecoh raja
Suatu hari Baginda memerintahkan prajuritnya menjemput Abu Nawas agar bergabung dengan rombongan Baginda Raja Harun Al Rasyid berburu beruang. Abu Nawas merasa takut dan gemetar tetapi ia tidak berani menolak perintah Baginda. Dalam perjalanan menuju ke hutan, tiba-tiba cuaca yang cerah berubah menjadi mendung. Baginda memanggil Abu Nawas. Dengan penuh rasa hormat Abu Nawas mendekati Baginda.
Cerita Anak - Asal Muasal Adzan
Allah SWT berfirman,
وَإِذَا نَادَيْتُمْ إِلَى الصَّلاةِ اتَّخَذُوهَا هُزُوًا وَلَعِبًا ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لا يَعْقِلُونَ ٥٨
Artinya:
"dan apabila kamu menyeru (mereka) untuk (mengerjakan) sembahyang, mereka menjadikannya buah ejekan dan permainan. yang demikian itu adalah karena mereka benar-benar kaum yang tidak mau mempergunakan akal."
(QS. Al Maidah: 58).
Kisah patahnya sayap malaikat
Cerita Anak - Kisah patahnya sayap malaikat Diriwayatkan pada suatu hari, Malaikat Jibril mendatangi Rasulullah SAW dan berkata,
"Ya Rasulullah, aku telah melihat seorang malaikat di langit sedang berada di atas singgasananya. D sekitarnya terdapat 70 ribu malaikat berbaris melayaninya. Pada setiap hembusan nafasnya, Allah SWT menciptakan darinya seorang malaikat."
"Dari sekarang ini, aku melihat malaikat itu berada di Gunung Qaaf dengan sayapnya yang patah sedang menangis tersedu, "Lanjut Malaikat Jibril.
Ketika dia melihatku, dia berkata,
"Apakah engkau mau menolongku?"
Aku berkata, "Apa salahmu?"
Pahala membantu tetangga dan anak yatim
Pada suatu ketika Abdullah bin Mubarak pergi berhaji. Dan ia tertidur di Masjidil Haram. Saat tertidur dia bermimpi melihat dua malaikat turun dari langit. Dalam mimpinya itu ia mendengar percakapan kedua malaikat itu.
"Berapa banyak orang-orang yang berhaji pada tahun ini?", tanya malaikat yang satu kepada yang lain.
"Enam ratus ribu," jawab yang lain.
"Berapa banyak yang diterima ?", tanya satunya lagi
"Tidak seorang pun yang diterima, hanya ada seorang tukang sepatu dari Damsyik bernama Muwaffaq, dia tidak dapat berhaji karena suatu hal, tetapi diterima hajinya. Sehingga semua yang haji pada tahun itu diterima berkat hajinya Muwaffaq," jawab yang lain.
Kejujuran dari seorang pedagang
Pada zaman Tabiin ada seorang pedagang perhiasan bernama Yunus bin Ubaid. Pada suatu hari, Yunus bin Ubaid, menyuruh saudaranya menjaga kedainya karena ia akan mengerjakan sholat. Ketika itu datanglah seorang Baduy yang hendak membeli perhiasan di toko itu. Maka terjadilah transaksi jual beli antara orang Baduy itu dengan penjaga toko, saudara Yunus. Dongeng Anak Islam.
Satu perhiasan permata yang hendak dibeli harganya empat ratus dirham. Sebenarnya Yunus telah memberitahu saudaranya bahwa perhiasan itu harganya dua ratus dirham. Perhiasan tersebut akhimya dibeli oleh orang Baduy itu dengan harga empat ratus dirham.
Pahala dari sebuah sedekah
Dahulu di kota Array terdapat seorang Kadi yang kaya-raya. Suatu hari kebetulan bulan Syura datanglah seorang miskin meminta sedekah. Berkatalah si miskin tadi,
"Wahai tuan Kadi, saya adalah seorang miskin yang mempunyai tanggungan keluarga. Demi kehormatan dan kemuliaan hari ini, saya minta pertolongan tuan. Berilah saya sedekah sekadarnya berupa sepuluh potong roti, lima potong daging dan uang dua dirham." kata si miskin itu.











